Surat ini aku tulis sebagai penghambaanku yang Maha Kurang, terhadap Tuhan yang Maha Kaya. Tuhan, aku tulis surat ini karena aku miskin dunia.
Terlihat dan terkesan sangat duniawi. Ya, realitanya adalah jika kau tidak punya uang maka kau tidak punya harga diri. Berat sekali membeli harga diri tanpa uang, di rendahkan, di ragukan. Uang banyak masih tidak cukup, uang sedikit tetap harus mencukupi. Tuhan, apakah ibadahku, hanya untuk meminta uang kepada-Mu yang tidak pernah aku merasa tercukupi?
Seorang pria yang menjadi generasi sandwich, orang tua tak berdaya, adik masih kecil semua, pasangan standar hidup tinggi, aku belum selesai dengan diriku, bagian mana yang harus ku tutupi dengan uangku yang kecil, pasti akan menimbulkan konflik.
Aku banyak menelan kepahitan, bahkan di kerjaan aku seperti orang yang tak ada harga diri, aku hanya membiarkan orang lain menginjak-nginjakku, hanya untuk sesuap nasi. Apakah ini tuhan yang ingin kau tunjukan, apakah ini kuasa-Mu yang membuat aku harus terhina seperti ini?
Aku hanya ingin menunjukan kalo aku sedang benar-benar kebingungan dan ketakutan akan masa yang datang diamana aku mati sebagai orang yang tidak berguna karena terlalu banyak uang yang harus aku tutupi dan pembiayaannya. Aku sempat tak percaya padamu karena kau membiarkanku dalam kesengsaraan, bahkan ibuku yang rajin ibadah kepadamu, kau biarkan miskin begitu saja. Kau tak kasih kehidupan dunia yang layak padanya. Ayahku kau buat tak berdaya, tak bisa cari uang, bahkan aku yang harus mengcovernya, pasanganku kau buat tinggi gaya hidupnya, sehingga uang yang menurutku banyak dia anggap sedikit. Sedangkan aku? Aku babak belur tuhan, aku babak belur. Kau tidak akan merasakan, karena engkau adalah Tuhan. Tak merasakan pedih,sedih,terluka,kecewa,bingung perasaan-perasaan yang aku rasakan sebagai manusia yang Maha Hina ini.
Bagaimana caraku mendapatkan uang itu Tuhan? Apakah kau tidak kasihan kepadaku? Aku ingin curhat dan berhadapan denganmu tuhan, aku tidak punya siapa-siapa sekarang, aku akan menikah dan masih kurang 15 juta aku bingung Tuhan. Aku semalam di hinakan karena aku tidak punya uang Tuhan. Apakah aku terlalu berdosa untuk kau sentuh dengan kekayaanMu yang maha dahsyat tuhan. Apakah kau sedang menjagaku dari kesombongan? Tapi apakah kau tidak mau membahagiakan aku, memberikanku rasa cukup dan tenang?
Aku ini hampir menyerah Tuhan, aku bingung bagaimana kau akan mengangkat derajatku Tuhan. Aku di rendahkan Tuhan. Aku di rendahkan oleh semuanya.
Tuhan, aku tau engkau melihatku sedang mengetik tulisan ini, aku tau kau sedang melihatku menangis dalam hati, berikan aku kemurnian cintamu Tuhan, berikan aku kebahagiaan Tuhan, aku ingin menangis bila kau hadir disini. Kau memberikan aku ketenangan dan kelayakan hidup Tuhan.
Karena kelayakan hidupku, akan membuat hidup yang lain di sekitarku, orang tuaku, keluargaku dan pasanganku jadi layak. Kami adalah orang yang taat kepadamu, namun tak kau naikan derajat kami. Disitu aku merasa sedih.
Tuhan, maaf aku lancang, anggap saja aku ini orang tolol yang gak punya apa-apa. Aku orang tolol yang gak punya etika. Aku orang tolol yang hanya ibadah untuk mendapatkan uang. Saat ini, aku perlu uang. Do'a ini aku minta kepadamu, kepada kekayaaan yang kau ciptakan langit dan bumi, aku hanya butuh 2 Miliar, setiap tahun, aku ingin hidup dalam kecukupan.
Surga mu begitu nikmat, pun berikan aku surga dunia juga tuhan. maaf aku lancang, tapi kali ini, dengan segala kerendahan dan kehinaan diri, aku minta tolong tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar